PMI adalah kepanjangan dari Purchase Manager Index's. Data ini digunakan untuk mengukur indeks difusi (penyebaran) barang industri manufaktur. Data ini diperoleh berdasarkan hasil survey manager pembelian di bidang industri manufaktur.

PMI menimbulkan efek cukup kuat pada market dari mata uang yang bersangkutan. Jika nilai data menunjukkan peningkatan dari data sebelumnya, menyebabkan penguatan dari mata uang yang bersangkutan.

Contohnya, bulan Januari data PMI Jerman adalah 49.8, dibulan berikutnya yaitu bulan Februari data PMI berhasil naik menjadi 50.1, maka dengan data PMI yang mengalami kenaikan dapat diprediksikan bahwa mata uang uni eropa--euro--yang diwakili Jerman akan mengalami kenaikan permintaan, sehingga mata uang euro mengalami kenaikan. permintaan naik maka hasilnya mata uang EURO menguat terhadap pair mata uang lain. Artinya pair EUR/xxx akan mengalami bullish/uptrend dan pair xxx/EUR (jika ada) aka mengalami bearish/downtren.

Contoh kejadian nyata trading hari Kamis, 20 Maret 2013.
German Manufakturing PMI dan French manufakturing PMI akan keluar pada hari tersebut. Data-data ini diramalkan (forecast) akan mengalami kenaikkaan, hal ini mengindikasikan bahwa pair EUR/xxx akan mengalami bullish. Namun sampai akhirnya data keluar data manufakturing PMI kedua-duanya, Jerman ataupun Prancis menunjukkan penurunan.
Real data Market (sumber:forexfactory.com), capture setelah data keluar.

Dampaknya bisa dilihat real chart, Pair EUR/JPY, TF 15 M periode 1 hari (dua garis putus-putus putih vertikal yang mengapit chart)
 Saat pembukaan market trend cenderung mencoba menembus resistance (garis hijau) namun tidak bisa, akhirnya turun sampai melewati R1 (garis putus-putus biru), akhirnya saat jam 09.00( market watch) atau jam 14.00 WIB, 1 jam sebelum data PMI keluar, akhirnya market benar-benar bearish sehari itu. Akan sangat menguntungkan jika kita membuka posisi sell.


0 komentar:

Post a Comment